Ikatan Pemuda Mujahidin Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Bersama Tokoh Agama dan Masyarakat di Masjid Al-Mujahidin
Dusun Mujahidin — Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid Al-Mujahidin pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Ikatan Pemuda Mujahidin bekerja sama dengan para tokoh masyarakat setempat. Acara ini berlangsung meriah dan tertib, dihadiri ratusan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama terkemuka seperti para kiyai dan tuan guru yang turut memeriahkan jalannya kegiatan.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung konsep tasyakuran dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur serta penghormatan terhadap kelahiran Rasulullah SAW. Sejak sore hari, para pemuda terlihat sibuk mempersiapkan rangkaian acara, menata ruang masjid, hingga mempersiapkan konsumsi bagi tamu undangan. Kerja sama lintas generasi antara pemuda dan masyarakat menjadi salah satu hal yang menonjol pada peringatan kali ini.
Acara dimulai dengan pembacaan Maulid Ad-Diba’i oleh para pemuda dan pemudi setempat, diiringi lantunan syair pujian kepada Rasulullah SAW yang menggema di seluruh ruangan masjid. Para jamaah mengikuti dengan penuh penghayatan, menciptakan suasana religius yang hangat dan khidmat.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh beberapa tokoh agama yang diundang khusus, termasuk kiyai dan tuan guru dari wilayah sekitar. Dalam ceramahnya, para alim ulama mengingatkan kembali tentang akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama umat Islam. Mereka juga mengajak seluruh jamaah, terutama generasi muda, untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari—terutama kejujuran, kasih sayang, dan kepedulian sosial.
Ketua Ikatan Pemuda Mujahidin menyampaikan bahwa kegiatan Maulid ini merupakan wujud komitmen pemuda dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus mempererat hubungan antarwarga. “Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga siap menjadi garda terdepan dalam kegiatan keagamaan. Kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama menjadi kekuatan besar dalam menyukseskan acara ini,” ujarnya.
Tokoh masyarakat yang hadir turut memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi ini. Mereka menilai bahwa peran pemuda Mujahidin sangat besar dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual di dusun, sehingga kegiatan seperti ini penting untuk terus dilestarikan.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian berkat atau hidangan tasyakuran kepada seluruh jamaah yang hadir. Kehangatan dan kebersamaan terpancar dari wajah para peserta, menandakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Dusun Mujahidin.
Melalui pelibatan aktif pemuda dan tokoh agama, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana religius yang penuh makna, sekaligus memperkokoh nilai-nilai spiritual di lingkungan masyarakat.


