Pemuda Mujahidin Meriahkan Malam Takbiran Pawai Obor Dengan Damai dan Kreatif.
Desa Pringgasela Timur – Suasana malam takbiran di Desa Pringgasela Timur tahun ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari masyarakat desa. Ikatan Pemuda Mujahidin menjadi salah satu rombongan yang tampil menonjol dalam pawai obor, pada malam Idulfitri 1 Syawal 1446 H / 2025 M, sebagaimana tergambar dalam foto yang memperlihatkan barisan-barisan dari rombongan pemuda-pemudi dari berbagai dusun yang ada di desa Pringgasela timur membawa spanduk ucapan “Selamat Hari Raya Idul Fitri” di tengah keramaian masyarakat.

Dalam pawai tersebut, para peserta tampil kompak mengenakan busana bernuansa Islami, membawa bendera serta atribut organisasi yang menambah kesan ketertiban dan terorganisasirnya acara. Di barisan depan, beberapa pemudi tampak memegang spanduk besar bertuliskan ucapan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H / 2025 M” dari Ikatan Pemuda Mujahidin, lengkap dengan salam kemenangan “Minal ’Aidin Wal-Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.”

Kemeriahan pawai semakin terasa dengan iringan takbir yang menggema di sepanjang jalan, diiringi cahaya lampu hias dan keramaian warga yang memadati sisi jalan untuk menyaksikan jalannya acara. Meskipun dilaksanakan di malam hari, suasana tetap kondusif berkat kerja sama antara panitia, tokoh masyarakat, dan seluruh peserta pawai.
Ketua Pemuda Mujahidin menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam pawai takbiran bukan hanya bentuk partisipasi seremonial, tetapi juga upaya menumbuhkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan generasi muda terhadap tradisi keagamaan. “Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam menjaga tradisi dan membawa suasana Idulfitri menjadi lebih hidup,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan.
Acara pawai malam takbiran ini menjadi momentum berharga bagi masyarakat Dusun Mujahidin dalam menyambut hari kemenangan dengan penuh suka cita. Melalui kegiatan seperti ini, nilai kebersamaan dan silaturahmi antarwarga semakin kuat, sekaligus memperkuat identitas budaya sekaligus religius di tengah-tengah masyarakat.




